LG Smart

Senin, 14 November 2011

HIMpreview : LG Smart TV – Integrasi revolusioner TV+PC dalam satu layar besar

Introduksi

Apa yang anda bayangkan saat melihat gambar di samping ini ? Sebuah monitor komputer jenis baru yang canggih ? Model gress dari sebuah pesawat televisi layar datar ? Atau jenis tablet pc generasi baru yang menggunakan remote control ? Supaya rasa penasaran anda segera terjawb, temukan jawabannya dengan membaca artikel dibawah ini sekaligus menjadi yang pertama tahu dan bisa menikmati gaya baru menjelajahi luasnya cakrawala pengetahuan di jagat maya.

  
Integrasi TV+PC

Perkembangan teknologi televisi bisa dianggap tertinggal jauh dibandingkan dengan perangkat teknologi lain, katakanlah dengan handphone atau komputer. Dulu yang dianggap telepon hanya sebagai alat komunikasi suara yang disambungkan kabel, lalu disusul dengan perangkat pager yang memperkenalkan komunikasi teks yang dikirimkan via gelombang. Tak lama kemudian, handphone dengan bentuk sederhana hadir dengan mengkombinasikan format layanan suara dan teks pager untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang mobilitasnya tinggi. Gebrakan teknologi muncul dalam bentuk smartphone yang seolah menggabungkan kecanggihan komputer berinteraksi dengan dunia maya dalam satu genggaman tangan.

Sedangkan komputer, dari yang mulanya berbentuk pc desktop yang cukup memakan tempat meja kerja, lalu muncul notebook dengan penampilan yang lebih ramping dengan unsur fungsionalitasnya dan netbook bagi mereka yang mementingkan kesederhanaan dan mobilitas tanpa meninggalkan keandalan sebuah komputer personal. Tak lama berselang, kemunculan tablet pc bisa dibilang merupakan generasi lanjutan bagaimana sebuah handphone dan komputer bertranformasi menjadi sebuah perangkat yang mengagumkan, baik sebagai sarana penunjang kerja maupun piranti multimedia yang mengasyikkan.

Lalu apa kabarnya dengan televisi ? Perangkat yang satu ini mungkin bisa dibilang cukup lambat perkembangannya dari sisi teknologi. Kebanyakan orang mengenalnya sebagai penyaji tayangan siaran audio visual yang tidak perlu ”di-upgrade” kemampuannya. Bilapun ada, paling itu sebatas fitur teletext atau bilingual yang layanannya terbatas. Beberapa tahun belakangan ini muncul kebutuhan konsumen tertentu untuk menyaksikan tayangan televisi yang lebih tajam, real, dan praktis. TV konvensional yang berbentuk tabung hitam putih hingga berwarna mulai berganti dengan seri flat/slim yang hemat tempat. Disusul denga mulai diperkenalkann istilah baru dalam teknologi monitor tv dengan jenis produk seperti : PlasmaTV, LCD, LED, sampai ke fitur 3D yang mulanya diterapkan pada kenikmatan menyaksikan film layar lebar.

Oh, ya ada lagi satu fitur yang sepertinya menjadi jembatan kolaborasi teknologi televisi berpadu dengan komputer, apalagi kalau bukan : HDMI. Jika perangkat komputer kita hendak dijadikan gerbang menonton siaran tv biasanya memerlukan semacam tv tuner atau melakukan streaming online dengan kualitas gambar yang kurang memuaskan, bagaimana kalau konsepnya dbalik menjadi : sebuah tv dijadikan sebagai perangkat informasi dan hiburan tanpa batas dalam tampilan visual yang lebih besar dan gambar tetap tajam namun kecanggihannya seakrab kita terbiasa mengaksesnya via komputer pada umumnya ?

0 komentar:

Poskan Komentar

 
ELEKTRONIK © 2011 | Designed by Bingo Cash, in collaboration with Modern Warfare 3, VPS Hosting and Compare Web Hosting